Minggu, 06 Januari 2019

Bismillah...


Bismillah........
Pagi buta, tersentak terbangun, dan tidak mendapatimu disisiku, membuatku sesak oleh rindu.
Ah...bermimpi kau disisiku, seakan menjadi rutinitas yang tidak bakal punah.
Aku dan harapan. ku tengah berlayar ...menuju pelabuhan hatimu
Tanpa kompas, hanya bintang utara petunjuk cintaku
Sayang...ibarat daratan kaulah tujuanku
Kaulah Hidupku
Laut Kehidupan akan diterpa badai adalah sebuah keniscayaan
Begitu juga hubungan ini akan ada pasang surutnya
Tapi Rasa ini tak akan berubah
Hanya untuk my seorang
Duhai pujaan hati

(puisita)

Hujan judulnya

Hanya hujan hari ini melarung segala duka dan kesendirian
Bulan seakan tertunduk lesu
Dikelilingi tipis awan kelabu
Ingin rasanya kusingkirkan nestapa itu
Tapi jejaknya kuat menapak di qalbu
Biarlah....derita ini hanya untukku
Cukup Aku
Tidak untukmu cinta
Rengkuh Bahagia itu
Tak mungkin mengulang waktu


(Puisita ... )

Sesak Napasmu

Malam ini............

Rebahkan tubuhmu walau sesaat, biarkan jiwa bersemangat tunduk sejenak
Biarkan aliran darah bergerak lambat mengurai hasrat
Napasmu adalah napasku selaras dalam gelombang cinta yang merambat dalam relung kalbu
Biarkan ia menyelaraskan pikiran dan hati kita dalam untaian kasih asmara
Hingga sirna duka lara
terbasuh kerinduan kita
oleh aliran cinta sejati kita
Istirahatlah
Kekasih hati. 😘